Selamat Datang Di Tugas Kuliahku, jika butuh softcopy, Silahkan email ke jhonmiduk8@gmail.com. Mohon donasi pulsa ke 081210668660 Untuk Kemajuan Blog, Terimakasih. Jokowi, Sosok yang dirindukan oleh Rakyat Indonesia | Tugas Kuliahku

Jokowi, Sosok yang dirindukan oleh Rakyat Indonesia


          Mungkin bagi anda yang belum mengenal Joko Widodo, Calon Presiden
Indonesia 2014, boleh dikatakan anda itu sangat ketinggalan zaman atau paling tidak tidak up-to date, begitulah istilah zaman sekarang. Semua orang tahu sosok yang satu ini. Kurus, tidak seganteng pemimpin yang biasanya, lebih suka memberikan instruksi secara langsung ke bawahan bahkan bertemu dengan masyarakat sudah menjadi santapan harian Jokowi sebagai pemimpin di DKI Jakarta, sebelumnya juga melakukan hal yang sama ketika dia memerintah sebagai walikota Solo. Itulah yang membuat mengapa Rakyat begitu dekat dengan pemimpin yang ndeso ini. Simple saja kan? Dekat dengan rakyat bukan berarti dia tidak dihargai sebagai seorang pemimpin. Justru kedekatannya membuat hati masyarakat terobati setidaknya bisa bertemu, bersalaman, bertukar pendapat dengan pemimpinnya. Wibawanya menjadi lebih tinggi disbanding dengan presiden SBY sekalipun atau bahkan boleh disandingkan dengan Barack Obama, karena Jokowi pernah terpilih sebagai walikota terbaik ketiga di dunia tahun 2011.

          Pemilihan Presiden untuk periode 2014-2019 akan berlangsung pada 9 Juli mendatang. Jokowi maju sebagai Calon Presiden di damping oleh Jusuf Kalla, bertarung
dengan pasangan Prabowo- Hatta Rajasa. Lantas, bagaimana gambaran pemimpin yang diimpikan oleh rakyat?
          Rakyat Indonesia tentu rindu sosok pemimpin yang benar-benar ada dekat dihati rakyat, benar-benar mendengar aspirasi rakyat. Rakyat ingin seorang pemimpin yang sederhana tanpa melebihkan sesuatu dari kewajaran. Rakyat ingin kemerdekaan yang sesungguhnya.
          Jika melihat apa yang telah dilakukan oleh Joko Widodo kepada DKI Jakarta dan Solo, saya rasa itu sudah cukup bagi anda sebagai referensi siapa pemimpin yang terbaik bagi bangsa Indonesia ini. Kita tidak usah jauh-jauh, selama hampir 2 setengah tahun pemerintahannya, Jokowi telah menunjukkan Karya yang Signifikan, seperti penekanan Laju inflasi dari 6% menjadi 0,04 % pada tahun 2014 ini, pembangunan dan pembaharuan 23 pasar tradisinal di DKI Jakarta, Pembangunan Monoreal, Pengadaan Kartu Jakarta Sehat, Kartu Jakarta Pintar, normalisasi waduk hingga menjadi waduk yang asri dan hijau, penataan pasar Tanah Abang, dan lain-lain, saya tidak bisa menyebutkan satu persatu, karena masih banyak karya yang telah jadi dalam kurun waktu 2 setengah tahun ini. Hebat bukan? Inilah pemimpin yang sebenarnya, tidak banyak bicara tetapi banyak bekerja, tidak mau berlama-lama tetapi langsung sekarang, tidak mau negosiasi tetapi harus sesuai dengan peraturan.
          Terbukti komitmen itu tetap dijaga hingga sekarang, faktanya dirinya tidak mau berbagi kursi menteri kepada siapapun yang menjadi partai koalisi yang mengusungnya di pilpres tahun ini. Berbeda dengan Prabowo yang menyatakan akan memberikan kursi menteri utama pada Aburizal Bakrie jika terpilih, waoww bangsa ini mau dibawa kemana oleh prabowo? Hak rakyat dibagi-bagi kepada orang yang tidak jelas sepeti itu? Anda mau system pemerintahan Indonesia akan kembali ke era soeharto? Dimana transaksi kursi pemerintahan bebas diperjual belikan dan ditambah dengan kasus korupsi yang hamper tidak bisa terungkap?
          Pemimpin yang tegas tidak harus berjiwa militerialisme. Selama sejarah Indonesia, Indonesia telah beberapa kali diperintah oleh pemimpin yang berlatar belakang militer, semuanya akhirnya jauh dari harapan rakyat, tidak ada kedekatan sekalipun dengan rakyat. Lantas, bagaimana dengan Jokowi? Ya, itulah sosok yang dirindukan oleh rakyat. Rakyat akan merdeka secara penuh, revolusi mental akan benar-benar dibangun karena dengan terpilihnya Jokowi, maka korupsi dan antek-anteknya tidak akan mau tinggal di Indonesia lagi. Ingat, pelanggar HAM berat tahun 1998, itu jelas-jelas pilihan gila bagi anda yang memilih Prabowo. Hancur Indonesia ini jika prabowo sempat menyentuh kursi presiden di Instana. Sekian dari saya



Penulis : Jhon Miduk Sitorus