Selamat Datang Di Tugas Kuliahku, jika butuh softcopy, Silahkan email ke jhonmiduk8@gmail.com. Mohon donasi pulsa ke 081210668660 Untuk Kemajuan Blog, Terimakasih. Model-Model Komunikasi | Tugas Kuliahku

Model-Model Komunikasi


MODEL-MODEL KOMUNIKASI
Unsur-unsur Komunikasi
1.Komunikator => Orang yang  menyampaikan informasi
2.Pesan => informasi yang disampaikan oleh Komunikator
3.Media => Perantara dan alat yang digunakan oleh komunikator untuk menyampaikan informasi
4.Komunikan => Orang yang menerima informasi dari komunikator
5.Efek => Hasil dan reaksi yang dihasilkann oleh kumunikan setelah mendengar informasi tersebut.
Model Komunikasi Menurut Para Ahli
1.Menurut Sereno dan Martensen
            Suatu model komunikasi merupakan deskripsi ideal mengenai apa yang dibutuhkan untuk teradinya jomunikasi. Suatu model mempresentasikan secara abstrak ciri-ciri penting dan menghilangkan rincian komunikasi yang tidak perlu di dunia nyata.
2.Model Aubrey Fisher
            Model adalah analogi yang mengabstraksikan  dan memilih bagian dari keseluruhan,unsure,sifat,atau komponen yang penting dari fenomena yang dijadikan model.
3.Werner J.Severin dan James W.Tankard,Jr,.
            Model membantu merumuskan suatu teori dan menyarankan hubungan.Model dapat berfungsi sebagai basis bagi suatu teori yang lebih kompleks,alat untuk ,menjelaskan teori dan menyarankan cara-cara untuk memperbaiki konsep-konsep.

Fungsi dan Manfaat Model Komunikasi
1.      Melukiskan proses komunikasi.
2.      Menunjukkan hubungan visual.
3.      Membantu dalam menemukan dan memperbaiki  kemacetan komunikasi.
4.      Mengetahui suatu hal secara keseluruhan  menunjukkan fakta metode baru yang tidak diketahui
5.      Memperkirakan tentang hasil atau akibat yang akan dicapai.
6.      Menjelaskan tentang suatu hal melalui penyajian informasi yang sederhana

Model Komunikasi
1.Model Stimulus Respon (S-R)
            Model S-R adalah model komunikasi paling dasar yang menunjukkan komunikasi sebagai suatu proses “aki-reaksi” yang sangat sederhana.Model S-R terbagi dua yaitu :
a.Model S-R Positif-positif
            Sebagai contoh,ketika anda sedang berjualan di kampus dan bertemu dengan teman anda,maka anda akan menjajakan jualan anda dan teman anda berminat dan membeli barang jajaan anda tersebut.Dari contoh tersebut merupakan reaksi S-R yang bersifat Positif-positif.
b.Model S-R Negatif-negatif
            Sebagai contoh anda yang sedang berjualan  dikampus dan bertemu dengan teman anda,dan anda berusaha untuk menghindari teman anda agar teman anda tidak membeli jajanan tersebut dan teman andapun menjadi berstimulus yang kurang baik terhadap anda karena sikap anda.
2.Model Aristoteles
Model komunikasi yang paling klasik, yang sering juga disebut model retoris. Model ini sering disebut sebagai seni berpidato. Salah satu kelemahan model ini adalah bahwa komunikasi dianggap sebagai fenomena yang statis .
3.Model Laswell
            Model ini sama dengan unsure komunikasi pada umumya dimana model komunikasi ini berupa ungkapan verbal,yakni :
1.Who => Komunikator (orang yang menyampaikan informasi)
2.Says What => Pesan (Informasi yang disampaikan oleh Komunikator)
3.In Whichh Channel => Media ( Alat atau perantara yang digunakan untuk menyampaikan informasi)
4.To Whom => Komunikan ( Orang yang menerima informasi dari komunikator)
5.With what Effect => Efek ( Reaksi yang dihasilkan atau ditunjukkan oleh komunikan setelah mendengar informasi yang disampaikan oleh komunikan).
4.Model Newcomb
            Komunikasi adalah suatu cara yang lazim dan efektif yang memungkinkan orang-orang mengorientasikan diri terhadap lingkungan mereka. Ini adalah model tindakan komunikatif dua orang yang disengaja. Model ini mengisyaratkan bahwa setiap sistem ditandai oleh suatu keseimbangan atau simetri, karena ketidak keseimbangan atau kekurangan simetri secara psikologis tidak menyenangkan dan menimbulkan tekanan internal untuk memulihkan keseimbangan.
5.Model Westley dan Mclean
            Model ini berbicara dalam dua konteks, komunikasi interperonal dan massa.Dan perbedaan yang paling penting diantara komunikasi interpersonal dan massa adalah pada umpan balik (feedback). Di interpersonal, umpan balik berlangsung cepat dan langsung, sedang di komunikasi massa, umpan baliknya bersifat tidak langsung dan lambat.
6.Model Gabrner
            Seseorang (sumber,komunikator) mempersepsi suatu kejadian dan bereaksi dalam suatu situasi melalui suatu alat untuk menyediakan materi dalam suatu bentuk dan konteks dan mengandung isi yang mempunyai suatu konsekuensi.
7.Model Berlo
            Model ini juga dikenal sbg model SMCR. Sumber (Source), pesan (Message), saluran (Channel), dan penerima (Receiver). Sumber adalah pembuat pesan. Pesan adalah gagasan yang diterjemahkan atau kode yang berupa simbol-simbol. Saluran adalah media yang membawa pesan. Dan penerima adalah target dari komunikasi itu sendiri.



8.Model Defleur
            Model ini merupakan model komunikasi massa. Dengan menyisipkan perangkat medium massa dan perangkat umpan balik. Model ini menggambarkan sumber, pemancar, penerima, dan tujuan sebagai fase yang terpisah dalam proses komunikasi massa.
9.Model Tubbs
            Model ini sepenuhnya berbicara tentang komunikasi antara 2 orang. Model ini sesuai dengan konsep komunikasi sebagai transaksi. Yang mengasumsikan bahwa 2 orang komunikator sebagai pengirim pesan (sender) dan sekaligus sebagai penerima pesan (receiver). Saat kita berbicara (mengirim pesan), sebenarnya kita sekaligus mengamati tingkah laku lawan bicara kita dan kita bereaksi terhadap itu. Proses itu bersifat timbal balik dan juga spontan dan serentak. Pesan di dalam model ini dapat berupa verbal maupun non verbal. Dapat disengaja maupun tidak. Salurannya berupa panca indera.
10.Model Gudykunyts dan Kim
            Model ini merupakan model komunikasi antarbudaya, yakni komunikasi antara orang-orang yang berasal dari budaya berlainan, atau komunikasi dengan orang asing (stranger).
11.Model Interaksional
            Para peserta komunikasi menurut model interaksional adalah orang-orang yang mengembangkan potensi manusiawinya melalui interaksisosial, tepatnya melalui apa yang disebut pengambilan peran orang lain. Diri berkembang lewat interaksi dengan orang lain, dimulai dengan orang terdekatnya seperti keluarga dalam suatu tahap yang disebut tahap permainan dan terus berlanjut hingga kelingkungan luas dalam suatu tahap yang disebut tahap perbandingan.