Selamat Datang Di Tugas Kuliahku, jika butuh softcopy, Silahkan email ke jhonmiduk8@gmail.com. Mohon donasi pulsa ke 081210668660 Untuk Kemajuan Blog, Terimakasih. <marquee direction="left" scrollamount="2" align="center"> Makalah Sistem Pendidikan Di Eropa Timur </marquee> | Tugas Kuliahku

Makalah Sistem Pendidikan Di Eropa Timur

BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Kawasan Eropa Timur adalah kawasan yang didominasi oleh  negara-negara pecahan dari Uni Soviet yang sering dikenal dengan negeri Tirai Besi. Secara umum negara-negara dikawasan ini adalah negara yang sedang berkembang dalam berbagai bidang,salah satunya dalam bidang pendidikan.Setiap negara-negara di Eropa timur mempunyai sistem pendidikan yang berbeda,hal ini dikarenakan oleh perbedaan kepentingan dan wilayah setelah pecah dari Rusia (dulu Uni Soviet).Setiap negara pasti memiliki sistem pendidikan berdasarkan peraturan atau UU yang diterapkan negara tersebut.Sistem pendidiakn tersebut mencakup hal-hal apa saja yang mempengaruhi keberadaan kondisi pendidikan negara tersebut,seperti fasilitas,program pendidikan,aturan dan peraturan,kurikulum dan hasil dari sistem pendidikan tersebut.Dengan sistem pendidikan itu,suatu bangsa dapat mewariskan segala pengalaman, pengetahuan,kebudayaan,keterampilan dan sikap, agama untuk setiap generasi. Selain itu melalui sistem pendidikan suatu bangsa dapat memelihara dan mempertahankan nilai-nilai luhur, serta keunggulan-keunggulan mereka dari suatu generasi pendidikan ke generasi berikutnya.Dengan itu pendidikan dapat menciptakan suatu bangsa yang membangun negara maju. Begitu juga dengan negara Indonesia yang menjadi negara perbandingan dengan kondisi sistem pendidikan yang ada di Eropa bagian Timur
1.2 Pembatasan Masalah
Adapun yang menjadi pembahasan pada makalah ini adalah tentang sistem pendidikan yang ada di kawasan Eropa Timur.
1.3 Rumusan Masalah
Dari latar belakang yang telah diuraikan diatas dapat dibuat suatu rumusan masalah sebagai berikut :
1.3.1 Negara apa saja yang mencangkup kawasan Eropa Timur?
1.3.2 Bagaimana sistem pendidikan yang ada di kawasan Eropa Timur?
1.3.3 Bagaimana perbedaan maupun persamaan mengenai sistem pendidikan di
         Indonesia dengan sistem pendidikan yang ada di kawasan Eropa Timur?
1.3.4   Negara mana yang memiliki sistem pendidikan yang terbaik maupun sistem
           pendidikan yang tertinggal?
1.4 Tujuan dan Manfaat
Adapun yang menjadi tujuan dalam penulisan makalah ini:

1. Untuk mengetahui negara-negara yang berada di kawasan Eropa Timur
2. Untuk mengetahui sistem pendidikan yang ada di kawasan Eropa Timur
3. Untuk melihat persamaan dan perbedaan sistem pendidikan di kawasan Eropa Timur
4. Untuk mengetahui negara mana yang memiliki sistem pendidikan yang lebih maju maupun yang tertinggal
5.Untuk mengetahui perbandingan pendidikan negara di kawasan Eropa Timur dengan indonesia.
Sedangkan manfaat yang didapat dalam penulisan makalah ini:
  1. Sebagai motivasi bagi pendidikan di Indonesia agar pendidikan di Indonesia lebih maju atau lebih baik.
  2. Belajar dari negara-negara yang mempunyai pendidikan yang tertinggal bahwa ketertinggalan sistem pendidikan menjadikan suatu negara tidak dapat bersaing dengan negara lain dalam ilmu pengetahuan.
  3. Bahwa pendidikan sangatlah penting dalam memajukan suatu negara.



BAB II
PEMBAHASAN
2.1 Sistem Pendidikan Negara-Negara di Kawasan Eropa Timur
2.1.1 Rusia
Rusia sebagai salah satu Negara yang dahulu merupakan kekuatan terbesar didunia (saat menjadi bagian Uni Soviet) sekarang ini mengalami ketertinggalan dari negara-negara di kawasan Eropa. Pendidikan Rusia saat ini berada di peringkat ke-45.
Untuk struktur kurikulum pendidikan di Rusia yang mana jumlah pelajaran yang sedikit tetapi memiliki  jam belajar yang lebih banyak dibandingkan Indonesia. Sedangkan di Indonesia sendiri memiliki jumlah pelajaran yang lebih banyak akan tetapi jam belajarnya sedikit.
Di Rusia lamanya waktu pembelajaran  berlangsung selama 10 bulan namun dari sisi jam belajar perminggu di Rusia jam belajarnya jauh lebih panjang dibandingkan dengan Indonesia. Yang mana jumlah jam belajar 27-38 /minggu.  Indonesia sendiri memiliki waktu pembelajaran yang berlangsung selama lebih kurang 12 bulan. Terlihat bahwa pembelajaran di Negara Rusia berlangsung dengan efektifitas dan baik dari segi waktu. Efektivitas inilah yang menjadi salah satu penyebab lebih majunya pendidikan di Rusia dibandingkan dengan Indonesia.
Dan untuk akreditas sekolah yang ada di Rusia, bahwa sebuah akreditas itu memberikan suatu piagam akreditas tingkat akreditasi sekolah juga digunakan untuk menentukan besarnya dana yang diberikan untuk lembaga yang bersangkutan sehingga sekolah akan berusaha sebaik mungkin untuk dapat meningkatkan nilai akreditasi sekolah yang berimplikasi pada peningkatan kualitas lembaga baik dalam pelayanan ataupun proses yang dilaksanakan. Akreditas sendiri merupakan kegiatan penilaian (asesmen) sekolah secara sistematis dan komprehensif melalui kegiatan evaluasi diri dan evaluasi eksternal (visitasi) untuk menentuksn kelayakan dan kinerja sekolah. Selain itu tingkat akreditasi sekolah juga dinilai dari bagaimana penerimaan lapangan kerja terhadap lulusan dan juga peluang penerimaan lulusan untuk melanjutkan kejenjang yang lebih tinggi.
            Sekolah menengah terdiri dari 3 tahun sekolah dasar, 6 tahun sekolah menengah utama dan 2 tahun sekolah menengah penuh. Ada sekolah menengah khusus di mana mata pelajaran tertentu diutamakan, misalnya bahasa, matematika, fisika dan lain-lain. Sejumlah perguruan tinggi mengikuti sistem Barat dan mempunyai dua peringkat: BA (4 tahun) dan MA (2 tahun) tetapi kebanyakannya tetap sesuai sistem lama yaitu tanpa gelar BA dan MA (para tamatan diberi kualifikasi saja, misalnya guru sekolah, penerjemah, insinyur dan lain-lain) dengan tempo pelajaran 5-6 tahun. Jumlah universitas negeri (1994) ialah lebih dari 40, disertai 80 universitas khusus (teknik, medis, keguruan, pertanian) yang dulu bertaraf institut saja dan lebih dari 30 universitas swasta.Pendidikan di semua tingkat bebas biaya (kecuali perguruan swasta). Perguruan di Rusia antara lain Universitas Negeri Kazan, Universitas Negeri Moskow, dan lain-lain. Tokoh pendidikan di Rusia yang terkenal adalah Dmitri Mendeleev
2.1.2 Ceko
Kebijakan pendidikan maupun pembiayaan pendidikan sepenuhnya merupakan kewajiban dari pemerintah. Pemerintah Republlik Ceko memberikan pendidikan gratis dari mulai pendidikan dasar (Sekolah Dasar - Sekolah Menengah Pertama), hingga ke pendidikan tinggi baik untuk program S1 hingga S3. Pada pendidikan tinggi, baik untuk S1-S3 melalui Kementrian Pendidikan Republik Ceko. Wajib Pendidikan Dasar atau disebut sebagai Compulsory Education harus diikuti oleh setiap warga negara Republik Ceko hingga 9 tahun. Sifat dari sistem pendidikan ini adalah life-long learning, artinya bahwa pemerintah hanya memberikan pembiayaan untuk pendidikan yang bersifat kualifikasi tertentu, jika siswa ingin mempelajari hal yang bersifat keahlian, siswa diwajibkan untuk membiayai sendiri pendidikan keahlian tersebut.
Republik Ceko memiliki indeks pembangunan manusia yang termasuk paling tinggi (Human Development Index tahun 2007: 90,031) . Olah karena itu, masyarakat Ceko di kawasan Eropa dikenal sebagai orang yang “berpendidikan”. Masyarakat Republik Ceko sangat mencintai dunia “membaca”. Maka tidak heran jika di tram, metro, atau bus bahkan di halte bus, generasi muda dan tua menghabiskan waktu dengan membaca.

Sistem pendidikan di Ceko dasar dimulai usia 6 tahun (Zakladni Skola) ditambah 5 tahun masa pendidikan sekolah dasar hingga usia 11 tahun (karena di Republik Ceko sistem pendidikan hanya berdasarkan umur tidak berdasarkan pada masa didik anak artinya bahwa  anak harus masuk ke tingkatan tertentu berdasarkan usia anak sekolah, berbeda dengan sistem di Indonesia yang mencoba untuk “mencuri” start waktu anak mulai belajar usia 5 tahun untuk masuk SD. Kemudian sampai usia anak 11 tahun maka masuk ke tingkat menengah rendah Gymnazium (Druhy stupen) atau seperti di Indonesia disebut dengan SMP dan selanjutnya dilanjutkan ke sistem pendidikan lanjutan Gymanizum untuk persiapan ke universitas seperti pendidikan S1,S2,dan S3.
Sistem pendidikan tinggi di Eropa  (Republik Ceko, Slovakia, dan Austria) hampir memiliki kesamaan bentuk sistem pendidikan. Seperti adanya nama Technical University, University of Economics, dan lain-lain. Sistem pendidikan tinggi yang dianut oleh Republik Ceko sekarang berdasarkan pada Undang-Undang No. 189/2008 berdasarkan pada Proses Bologna2. Seperti yang dijadikan pada Tabel 1 terlihat bahwa jenjang pendidikan tinggi di Republik Ceko cenderung lebih cepat dan merupakan standar dari Uni Eropa dan OECD (Organization of Economic Cooperation and Development).

2.1.3 Ukraina

Sistem pendidikan Ukraina dibagi menjadi lima tingkatan: prasekolah, primer, sekunder, pendidikan tinggi dan pascasarjana. Dan pemerintahan Ukrania memberikan dana untuk sekolah yang mana sekolah menerima dana sebesar 50% dari dana anggaran kota dan 50% dari nasional anggaran pemerintah. Dan untuk usia sekolahnya sendiri dari 6 sampai 17 tahun.
Saat ini di Ukraina, sekolah dalam arti utamanya ditujukan untuk anak-anak dan remaja yang hadir di antara usia 6 sampai 17. Ada beberapa jenis lembaga Pendidikan Umum.Beberapa sekolah mungkin pesantren dan bernama sekolah-internat atau bacaan-Internat dengan fasilitas seperti:
·         Sekolah Menengah Umum Pendidikan (ZOSh) atau Sekolah Menengah
·         Lyceum (Tekhnikum di masa Uni Soviet)
·         Gedung olahraga





2.1.4 Polandia
Pendidikan dasar Polandia dimulai dari umur tujuh tahun.Polandia akan mulai pendidikan dasar mereka dalam sistem baru. Pendidikan dasar akan berlangsung enam tahun dan akan terbelah dua. Selama tiga tahun pertama, anak akan belajar menulis, membaca, matematika dan keterampilan teknis dan sosial dasar. Tingkat pertama akan diarahkan pada pengajaran terintegrasi. Selama tiga tahun berikutnya, anak akan belajar mata pelajaran, yang jatuh ke topik yang lebih luas seperti alam (bukan biologi dan geografi), sejarah, ilmu pengetahuan dan seni sehingga tingkat kedua akan mencakup modul mengajar. Setelah enam tahun pertama sekolah, semua anak akan diuji untuk menentukan tingkat pengetahuan dan keterampilan. Tes akan melayani tidak untuk mengklasifikasikan anak-anak tetapi untuk meramalkan kebutuhan pendidikan lebih lanjut. Setelah enam tahun sekolah dasar, 13-tahun akan memasuki usia SMP belajar mata pelajaran tradisional seperti matematika, biologi kimia fisika dan geografi. Selain itu, tujuan dari SMP akan mengembangkan kapasitas siswa untuk berpikir secara mandiri dan untuk membentuk kepentingan dan kemampuan mereka. SMP akan berakhir dengan tes pra-orientasi, yang bertujuan untuk membantu siswa untuk memutuskan mana untuk melanjutkan pendidikan mereka.
Jalur pendidikan umum akan berakhir pada usia 16. Siswa kemudian akan memutuskan apakah akan memasukkan sekolah 3 tahun tinggi, yang akan menyebabkan ijazah dan kemudian ke pendidikan universitas, atau untuk mendaftar di sebuah sekolah 2-tahun kejuruan. Salah satu tujuan utama dari sekolah menengah adalah untuk membentuk fitur dari karakter yang penting dalam dunia modern kita.
Ijazah SMA akan diberikan nasional oleh sebuah komisi negara. Ini akan membuka jalan untuk sebuah universitas pendidikan tanpa ujian lanjut (sekolah tinggi akan mengumumkan nilai minimal diterima untuk masuk universitas). Sekolah kejuruan akan menawarkan berbagai pelatihan dalam keterampilan tertentu. Mereka adalah untuk mendidik pekerja berkualitas dan pendidikan akan berakhir dengan ujian profesional yang harus diberikan oleh majikan. Setelah itu anak muda dapat mulai bekerja. Namun dengan tujuan untuk mempromosikan belajar sepanjang hidup dan untuk memberikan kesempatan yang sama untuk semua, siswa setelah sekolah kejuruan akan dapat melanjutkan pendidikan mereka di sekolah 2-tahun pelengkap sekunder, yang akan menyebabkan ijazah dan kemudian ke universitaspendidikan.
            Universitas dan politeknik akan terus menawarkan lima tahun program gelar master. Selain itu, sebuah program dua-tahap pendidikan baru akan diperkenalkan. Yang pertama akan menjadi program tiga tahun yang mengarah ke gelar sarjana. Setelah mendapat gelar sarjana, siswa akan memiliki pilihan untuk mendaftar di program gelar dua-tahun utama. Pemerintah mengakui bahwa perubahan struktural dalam sistem pendidikan Polandia harus dilengkapi dengan masuknya guru juga terampil dan termotivasi. Gaji rendah saat ini dan prestise sosial yang lebih rendah dari posisi mengajar tidak menarik bakat terbaik untuk mengajar di tingkat sekolah dasar dan menengah. Salah satu tujuan dari reformasi pendidikan di Polandia adalah untuk menghilangkan kinerja yang buruk dengan memotivasi guru untuk bekerja lebih keras dan meningkatkan kualifikasi mereka. Reformasi mengusulkan enam kategori guru, dari guru magang melalui guru kontrak profesor. Sistem ini gaji guru didasarkan pada jumlah tahun pengalaman bahwa seorang guru telah.
Proyek reformasi berniat untuk meningkatkan perbedaan gaji antara kategori guru. Reformasi pendidikan bertujuan untuk membuat sekolah lebih tanggap terhadap kebutuhan masyarakat setempat. Akibatnya, pembiayaan sekolah akan berubah. Sekolah dasar dan sekolah menengah pertama akan dibiayai oleh pemerintah daerah, sekolah tinggi akan dibiayai oleh pemerintah provinsi, dan pendidikan tinggi masih akan tetap berada nasional pengeluaran anggaran. Saat ini, pendidikan sekolah dasar dan menengah didominasi oleh sekolah umum. Sekolah swasta mengajar hanya 0,6% dari siswa. Departemen Pendidikan bertujuan untuk mendorong pendirian sekolah swasta.Usia wajib belajar di Polandia 18 tahun.

2.1.5        Belarus
Belarus memiliki sistem pendidikan yang dianggap baik, termasuk perguruan tinggi dan lembaga pendidikan lanjutan yang menarik mahasiswa asing banyak. Pendidikan di Belarus mulai sekolah dari usia 6 tahun. Semua siswa harus mengikuti kurikulum pendidikan dasar sampai dengan usia 15 tahun, dan sebagian besar siswa tinggal di sekolah sampai mereka menyelesaikan pendidikan sekolah menengah mereka di usia 18 tahun. Pada usia 15, siswa yang telah berhasil menyelesaikan pendidikan dasar dapat menghadiri kuliah atau lembaga teknis yang profesional di mana mereka dapat fokus pada menyelesaikan pendidikan sekolah tinggi dan bekerja menuju sertifikat profesi. Dengan dukungan kerjasama internasional, Universitas menciptakan program-program akademik dan proyek-proyek penelitian yang memungkinkan siswa dan guru Belarusia untuk mengejar pengetahuan, berpikir kritis dan mengembangkan keterampilan mereka, jika kurang dapat diakses di Belarus itu sendiri. Reputasi tumbuh Eropa Humaniora Universitas (EHU) telah dengan cepat membawanya ke kolaborasi dengan beberapa universitas-universitas terkenal di Eropa dan Amerika, dibedakan untuk kualitas pendidikan dan kehidupan akademik.
            Setiap tahun, ada pelamar lebih dari tempat belajar. Selain studi dan penelitian, para siswa terlibat dalam kegiatan ekstrakurikuler seperti koran mahasiswa, bioskop, foto dan klub teater. Selama 16 tahun terakhir, fakultas EHU telah mengembangkan program-program inovatif, kursus dan penelitian. Metode pengajaran kontemporer mereka, standar yang tinggi dan pendekatan kolaboratif mendapat pengakuan internasional. Kenyataan bahwa begitu banyak murid dan dosen memilih EHU meskipun risiko pribadi menunjukkan motivasi tinggi dan komitmen yang mendalam. Sebagian besar lulusan MA pertama di pengasingan telah kembali untuk bekerja di media independen, LSM, atau posisi lain, yang membantu untuk menjaga masyarakat sipil di Belarus hidup.
 Penyelesaian sekolah tinggi atau sertifikat profesi memungkinkan siswa untuk menerapkan untuk melanjutkan pendidikan mereka di tingkat universitas. Ada dua bahasa resmi dalam sistem pendidikan di Belarus,yaitu Rusia dan Belarusia.


2.1.6    Bulgaria
Negara Bulgaria memberikan pendidikan di sekolah-sekolah  tanpa memungut biaya, kecuali untuk lembaga pendidikan tinggi, setara universitas. Kurikulum berfokus pada delapan bidang: Bahasa Bulgarian dan kesusasteraan, bahasa asing, matematika, teknologi informasi, ilmu sosial dan kemanusiaan, ilmu alam dan ekologi, musik dan seni, pendidikan jasmani dan olah raga.
Pemerintah memperkirakan angka melek aksara sebesar 98,6% pada 2003, hampir seimbang dari tiap-tiap jenis kelamin.Sumbangsih pemerintah terhadap pendidikan negara ini sangat besar dengan mengalokasikan hampir 30% APBDnya untuk keperluan pendidikan dinegara tersebut.Bulgaria secara turun-temurun memiliki standar pendidikan yang tinggi, dan para siswanya menduduki peringkat tertinggi kedua di dunia dalam hal skor rerata Uji Nalar SAT dan skor uji I.Q. menurut MENSA International. Struktur sistem pendidikan di Bulgaria ada empat tingkatan yaitu:

-          Pra pendidikan dasar, mencakup anak-anak antara 3 sampai 6/7 tahun. Namun, sebelum sekolah mulai, anak harus menghadiri satu tahun pra-program sekolah.

-          Dasar pendidikan, kelas 1-8 tahun meliputi sekolah dasar (kelas 1 - 4) dan SMP (kelas 5 - 8).

-          Pendidikan menengah, terdiri sekolah menengah selektif / komprehensif dan SMK.

-          Pendidikan tinggi, jenis-jenis lembaga pendidikan tinggi sperti Universitas , Kampus dan Sekolah Tinggi Khusus. Universitas, seperti di sebagian besar negara di seluruh dunia, memiliki tiga tahap: (sarjana) Sarjana, Master (sarjana), dan Doktor derajat.

2.1.7 Macedonia
Sistem pendidikan di Republik Macedonia terdiri dari pendidikan dasar, menengah, tinggi dan universitas. Pendidikan di Macedonia  ditanggung oleh negara. Negara juga membuat hibah yang mensubsidi biaya makanan dan akomodasi untuk kedua sekolah tinggi dan mahasiswa. Pendidikan di Macedonia telah mengalami beberapa reformasi. Saat ini sedang dalam proses dari reformasi radikal yang akan melepaskan beban itu dari konotasi ideologis dan akan membuatnya lebih sederhana dan lebih kompatibel dengan pendidikan di Eropa dan dunia.Sistem pendidikan di Macedonia dibagi menjadi :
§  Pendidikan Pra-Sekolah
§  Pendidikan Dasar
§  Pendidikan Menengah
§  Pendidikan Tinggi
            Pendidikan tinggi dapat diperolah melalui perkuliahan di beberapa universitas di Makedonia yaitu Universitas St. Kiril dan Metodij Skopje, Universitas St. Kliment dari Ohrid Bitola, Universitas Negeri Tetovo dan Universitas Goce Delchev Shtip. Ada juga beberapa institusi pendidikan tinggi swasta sepertiUniversitas Eropa, Universitas Slavia, Universitas Eropa Tenggara, dan lain-lain.
            USAID telah membuat sebuah program di Makedonia bernama "Macedonia Connects". Program ini berjalan dengan lancar dan menjadikan Republik Makedonia sebagai negara yang pertama kali seluruh areanya telah terhubung dengan internet. Menteri Pendidikan dan Ilmu Pengetahuan Makedonia melaporkan bahwa 461 sekolah di Makedonia telah terhubung dengan WiFi. ISP di Makedonia, On.net, juga telah membuat MESH Network untuk menyediakan WiFi di sebelas kota terbesar di Makedonia.Dengan layanan WiFi tersebut,maka para pelajar diMakedonia dapat mengakses informasi dengan cepat tanpa harus mengeluarkan biaya lebih.

2.1.8 Albania

Tingkat melek huruf di Albania sekitar 99%. Pendidikan di Albania wajib 9 tahun (kelas 1-9), tetapi kebanyakan siswa melanjutkan setidaknya sampai pendidikan menengah. Siswa harus lulus ujian kelulusan di akhir kelas 9 dan pada akhir kelas 12 untuk melanjutkan pendidikan mereka. Kebanyakan sekolah publik dan dibiayai oleh pemerintah. Tahun akademik dibagi menjadi dua semester. Minggu sekolah dimulai pada hari Senin dan berakhir pada hari Jumat. Tergantung pada tingkat akademis, tahun ajaran biasanya dimulai pada pertengahan September atau Oktober dan selesai sekitar bulan Juni atau Juli. Ada istirahat atau libur sekolah pada musim dingin sekitar dua minggu.
Pada akhir 1990-an, banyak sekolah yang dibangun kembali atau direkonstruksi untuk memperbaiki kondisi pembelajaran. Sebagian besar perbaikan telah terjadi di kota-kota besar, seperti ibukota Tirana yang menderita kepadatan luas ruang kelas. Propaganda komunis lama telah dibawa keluar dari semua kurikulum sekolah dan lebih menekankan telah di matematika, ilmu dan humaniora. Minggu sekolah dipersingkat dari 6 ke 5 hari satu. Beberapa sekolah kaya mulai memperkenalkan komputer , namun banyak sekolah masih kekurangan pasokan dasar untuk kelas laboratorium.
Perubahan juga terjadi di tingkat perguruan tinggi. Meskipun perguruan tinggi negeri beberapa perguruan tinggi swasta telah didirikan di berbagai kota Albania, menawarkan kemungkinan siswa belajar di berbagai cabang. E-learning program telah mulai diperkenalkan, menawarkan siswa kemungkinan mengikuti kursus online.

2.1.9 Latvia

Anak anak di Latvia dipaksa secara hukum untuk mengikuti sekolah dari usia 7 tahun hingga usia 16. Sekolah dasar terdiri dari 5 pelajaran di kelas 1-3 dan 8 pelajaran di kelas 9. Lama sekolah adalah 34 minggu di kelas pertama dan 37 minggu di kelas 9. Kurikulum yang diwajibkan ada 4 subjek: Perkenalan teknologi dan sains, bahasa, seni, dan ilmu sosial. Kurikulum secara lengkap terdiri dari 20 subjek. Setelah menyelesaikan pendidikan dasar, sebagian besar peserta didik kemudian melanjutkan pendidikannya ke sekolah menegah atas. Sekolah menengah atas secara umum terdiri dari tiga tahun (kelas 10-12). Lama sekolah terdiri dari 35 minggu di kelas 10-11 dan 38 minggu di kelas 12 dengan tidak lebih dari 36 pelajaran per minggu dan 8 pelajaran per hari.
Kurikulum wajib di 3 tahun sekolah menengah atas ditentukan oleh pemerintah Latvia yaitu terdiri dari empat standar : (1) pendidikan lengkap, tanpa mengkususkan mata pelajaran tertentu (2) Sastra dan program ilmu sosial (3)Matematika, Sains alam dan program ilmu tekhnik (4) program bahasa. Hasil belajar akhir dari peserta didik di Latvia di pendidikan menengah atas dinilai melalui ujian, baik di tingkat sekolah maupun secara terpusat, di tingkat nasional.
Tujuan utama dari pendidikan pra sekolah di Latvia adalah untuk mengembangkan pertumbuhan anak dan juga untuk menyiapkan mereka ke tahap awal dalam pendidikan umum contohnya seperti taman kanak-kanak atau bentuk pra sekolah dari lembaga lainnya di Latvia. Pra sekolah ditujukan sebagai tahap awal dari pendidikan umum dan semua anak di Latvia harus menyelesaikannya sebelum usia 7 tahun. Pra sekolah pada anak bisa dilanjutkan hingga usia 8 tahun. Sebagian besar proses mengajar pada pra sekolah berisi variasi game.
2.1.10 Estonia
Kriteria pendidikan terkini di Estonia berupa pendidikan umum, kejuruan, dan hobi (kegemaran). Sistem pendidikan meliputi empat jenjang, meliputi prasekolah, pendidikan dasar, menengah, dan tinggi. Jejaring sekolah yang luas dan lembaga-lembaga pendidikan yang mendukung telah didirikan. Pendidikan di Estonia dikelola oleh negara, daerah/kota, umum, dan swasta. Semua sekolah di Estonia terhubung ke Internet. Menurut Program Penilaian Pelajar Internasional, taraf kinerja siswa-siswi usia gimnasium di Estonia adalah salah satu yang terbaik di dunia.
Pendidikan tinggi akademis di Estonia dibagi ke dalam tiga tingkatan: sarjana, magister, dan doktoral. Dalam beberapa bidang keahlian (kedokteran umum, kedokteran hewan, farmasi, kedokteran gigi, arsitek-insinyur, dan program guru kelas) tingkatan sarjana dan magister terintegrasi dalam satu unit. Universitas-universitas umum di Estonia jauh lebih otonom daripada lembaga-lembaga pendidikan tinggi terapan. Selain menata kehidupan akademis di universitas, universitas dapat menyusun kurikulum baru, menetapkan syarat dan ketentuan memasuki universitas, menyetujui anggaran, menyetujui rencana pengembangan, memilih rektor dan membuat keputusan yang mengikat dalam hal kepemilikan dan pengelolaan aset. Estonia memiliki universitas umum dan swasta dengan jumlah yang tidak terlalu banyak. Universitas umum terbesar adalah Universitas Tartu, Universitas Teknologi Tallinn, Universitas Tallinn, Universitas Ilmu Hayati Estonia, Akademi Seni Estonia, dan universitas swasta terbesar adalah Sekolah Bisnis Estonia.
2.1.11 Slovenia
            Sistem sekolah Slovenia telah melihat sejumlah perubahan dalam beberapa tahun terakhir, yang bertujuan untuk memastikan bahwa orang-orang sebanyak mungkin menyadari hak mereka untuk pendidikan dan mencapai tingkat pendidikan yang lebih tinggi. Kerangka kerja ini telah didirikan (9 tahun pendidikan dasar, pendidikan kejuruan yang lebih tinggi), dan premis dasar diketahui, namun, program reformasi berlanjut dalam hal implementasi di tingkat pendidikan menengah kejuruan dan tinggi (pengenalan kredit sistem, menghubungkan mata pelajaran, integrasi antara teori dan praktek, kurikulum terbuka).
Sistem pendidikan di Slovenia hampir sepenuhnya bersumber dari APBN.Bagian sumber daya keuangan untuk pendidikan pada tahun 1992 sebesar 4,76% dari PDB, dan sejak tahun 1998 telah sekitar 6%, yang merupakan rata-rata untuk negara-negara OECD Pengeluaran publik untuk pendidikan meliputi pengeluaran untuk lembaga wajib, sekunder dan tersier dasar, serta biaya operasional pra-sekolah, pendidikan pasca-sarjana dan pengeluaran yang berkaitan dengan naik di beberapa sekolah menengah dan akomodasi mahasiswa '.Termasuk sekolah negeri maupun sekolah swasta terakreditasi dan, sejauh yang ditentukan oleh hukum, juga sekolah-sekolah swasta lainnya.
Di Slovenia, pendidikan dasar dan menengah pertama disatukan menjadi 8 tahun. Sebuah sistem baru secara bertahap mengimplementasikan tahap ini akan berlangsung selama 9 tahun (siklus 3 tahun). Terdapat tiga macam tipe sekolah menengah yaitu: a) program pendidikan kejuruan b) program pendidikan teknik dan c) program pendidikan umum.
2.1.12 Slovakia
Di Slovakia berlaku wajib belajar 9 tahun (mulai usia 5 hingga 14 tahun). Apabila orangtua diketahui tidak menyekolahkan anaknya, orangtua anak tersebut bisa dipenjara. Masalah pendidikan anak sangat diperhatikan di Slovakia, bahkan seorang ibu pekerja yang melahirkan bisa cuti hingga si anak berusia 2 tahun. Seorang anak harus menempuh pendidikan 9 tahun tersebut kemudian melanjutkan ke highschool dan akhirnya menempuh ujian negara. Sertifikat yang diperoleh dari ujian negara ini akan sangat berguna bagi si anak untuk mencari pekerjaan yang layak
Pendidikan dasar berlangsung selama sembilan tahun dan adalah wajib. Hal ini dibagi menjadi dua tahap empat dan lima tahun masing-masing. Ini biasanya dimulai pada usia 6.
 Pendidikan menengah disediakan oleh jenis berikut sekolah:
1. Gymnasium : Menyediakan pendidikan menengah umum dan mempersiapkan untuk studi lebih lanjut di universitas dan lembaga pendidikan tinggi.
2. Sekolah Menengah Khusus : Menyiapkan siswa untuk pendidikan kejuruan dan untuk studi di lembaga pendidikan tinggi.
3. Conservatories : Conservatories adalah jenis khusus dari sekolah profesional yang menyediakan kursus di bidang-bidang seperti Seni Menyanyi, Musik, Tari dan Drama.
4. Sekolah Menengah Kejuruan : Menyiapkan siswa untuk pekerjaan yang membutuhkan tingkat pendidikan tinggi kejuruan dan Sekolah Meninggalkan Sertifikat. Siswa dapat melanjutkan studi mereka di lembaga pendidikan tinggi.
5.Apprentice Pusat Pelatihan: Siapkan lulusan sekolah untuk kegiatan profesional.

Pendidikan tinggi:
Institusi pendidikan tinggi yang berbadan hukum. Mereka meliputi:
·         publik lembaga pendidikan tinggi,
·         menyatakan lembaga pendidikan tinggi,
·         swasta lembaga pendidikan tinggi.
Lembaga pendidikan tinggi akan memberikan pendidikan tinggi dalam kerangka program studi terakreditasi. Program studi akan berada di tiga tingkatan. Mereka mungkin bergabung dengan dua tingkat pertama pendidikan tinggi menjadi satu kesatuan.
The tingkat pertama adalah program studi Sarjana.
Program Studi dari tingkat kedua dan orang-orang dari dua tingkat pertama pendidikan tinggi bergabung menjadi satu kesatuan adalah:
·         Guru program studi,
·         Insinyur program studi,
·         Doktor program studi.
Program studi tingkat ketiga adalah studi PHD program dan pelatihan khusus dalam kedokteran.
Menurut UU No 131/2002 tanggal 21 Februari tentang Pendidikan Tinggi dan Perubahan dan Suplemen untuk Beberapa Hukum, mereka menyediakan pendidikan tinggi pada tiga tingkatan. Tingkat pertama mengarah ke tingkat "Bakalar", tingkat kedua mengarah ke derajat akademik "Magister", "Inžinier", "Doktor všeobecnej medicíny" (Doctor of Medicine Umum), "Doktor zubného lekárstva" (Dokter Gigi Kedokteran), "Doktor veterinárnej mediciny" (Doctor of Veterinary Medicine), dan tingkat ketiga mengarah ke Doktor / PhD

2.1.12 Hungaria
Sebuah fitur khusus dari sistem pendidikan Hungaria adalah bahwa struktur kelembagaan dan struktur program pendidikan yang tidak selaras satu sama lain. Sistem struktur kelembagaan dan adanya program-program yang memungkinkan kesamaan menunjukkan seleksi awal dengan Eropa Tengah dan mantan- sosialis negara. Struktur isi sistem, fase seragam dan umum pendidikan telah diperpanjang, dan menengah tingkat pendidikan dapat ditandai dengan peningkatan kesempatan untuk transisi. Fase umum pendidikan berlangsung sampai usia 16 di Hungaria sistem pendidikan . Partisipasi dalam pendidikan menengah , menawarkan berbagai macam program, cukup tinggi. Dalam pendidikan menengah , proporsi mahasiswa yang belajar di program yang mengarah ke sekunder sekolah-meninggalkan sertifikat transisi dan menawarkan untuk ypendidikan tersier adalah sekitar rata-rata internasional. 

 a.Pra-pendidikan dasar

Tingkat pendidikan dianggap sebagai bagian yang terintegrasi sangat penting dari sistem sekolah. Melayani untuk anak berumur 3 sampai 7 tahun. Partisipasi dalam pendidikan anak usia dini di tingkat ini ( TK ) adalah opsional, kecuali untuk tahun terakhir (setelah usia 5), yang bersifat wajib.
Institusi sektor publik hanya dapat mengenakan biaya untuk layanan tambahan untuk tugas-tugas dasar mereka, termasuk misalnya kegiatan ekstrakurikuler, makanan, kunjungan, dll Saat ini, tingkat kehadiran berkaitan dengan kelompok umur 3-5, hanya di atas 86%. Durasi rata-rata partisipasi anak usia 3-7 dalam pendidikan anak usia dini adalah lebih dari 3 tahun (3,3), yang merupakan nilai rata-rata tertinggi di Eropa. 

c.Pendidikan dasar

Anak-anak mulai sekolah dasar ketika mereka mencapai sekolah-jatuh tempo, biasanya dalam tahun di mana mereka memiliki ulang tahun 6 mereka (7 jika mereka lahir setelah 31 Mei).
Pendidikan dasar dapat berlangsung selama bertahun-tahun 4, 6 atau 8. 8-tahun pendidikan adalah yang paling luas, dua pilihan lain diperkenalkan pada awal 1990-an.
Subjek termasuk sastra , tata bahasa , matematika , musik , seni , pendidikan fisik , studi lingkungan (dari 1 sampai kelas 5), biologi (dari kelas 6 SD), geografi (dari kelas 6 SD), sejarah (dari kelas 5), sejarah seni , fisika (dari kelas 6 SD), kimia (dari kelas 7), satu atau dua bahasa asing (biasanya bahasa Inggris , Jerman atau Perancis ). Sebelum tahun 1990, bahasa Rusia adalah bahasa yang wajib digunakan sebagai pengantar.

d.Pendidikan Menengah

Pendidikan menengah biasanya berlangsung selama 4 tahun. Dalam gimnázium s juga bisa bertahan selama bertahun-tahun 5, 6 atau 8 tergantung pada berapa tahun siswa dihabiskan di sekolah dasar. Sejak tahun 1997 penomoran tahun di sekolah menengah mengikuti bahwa dari sekolah dasar (yaitu setelah kelas 8 sekolah dasar siswa pergi ke kelas 9, yang sebenarnya adalah 1 tahun dari sekolah menengah.)
Ada tiga jenis sekolah menengah:
·         Gimnázium (non-kejuruan; mempersiapkan siswa untuk pendidikan tinggi, mengajarkan minimal 2 bahasa asing)
·         Szakközépiskola (sekolah kejuruan tetapi juga mempersiapkan untuk pendidikan tinggi)
·         Szakmunkásképző Szakiskola (SMK)
Setelah menyelesaikan sekolah menengah, siswa mengambil ujian sekolah-meninggalkan ( Matura atau ujian akhir, érettségi di Hungaria). Ini terdiri dari 2005 dari ujian pada lima mata pelajaran: ujian tertulis dalam matematika, ujian lisan dan tertulis dalam sastra dan tata bahasa , sebuah bahasa asing , sejarah , dan tertulis dan / atau lisan ujian dalam subjek pilihan siswa . Ujian ini juga berfungsi sebagai ujian masuk ke universitas dan perguruan tinggi.

e.Bentuk sekunder Baru sampai tahun ajaran 2004/2005

Banyak gimnázium s telah mulai mengajarkan bahasa asing intensif (biasanya 12-14 pelajaran per minggu) dan TI (pelajaran biasanya 3-4 minggu) pada tahun pertama. Ini disebut nyelvi előkészítő évfolyam , harfiah "Bahasa kelas pelatihan", atau hanya nulladik évfolyam (harfiah "kelas 0"). Setelah tahun 2005, siswa akan memiliki pelajaran bahasa asing dan kurang IT .
Di sekolah di mana tidak ada évfolyam nulladik (pemula kelas), mereka mungkin diperlukan untuk memperkenalkan mereka karena sebagian besar Hongaria tidak berbicara lebih dari satu bahasa, atau hanya berbicara bahasa orang tua atau dialek. Kebanyakan siswa akan menyelesaikan Sekolah Tinggi pada usia 18 atau 19, atau ketika mereka menyelesaikan 13 Tahun.
Mereka yang memiliki setidaknya ujian tingkat bahasa menengah juga tidak diharuskan untuk lulus ujian bahasa di Matura, tetapi telah menjadi wajib sejak tahun 2006. Di kelas pelatihan bahasa, seorang mahasiswa harus lulus ujian bahasa tingkat menengah pada tahun kedua, dan Matura tingkat yang sama pada tahun ketiga.

f.Pendidikan tinggi

Pendidikan tinggi di Hungaria tanggal kembali ke 1.367 ketika Louis Agung mendirikan universitas pertama di Hungaria kota Pécs 
Pendidikan tinggi dibagi antara perguruan tinggi dan universitas . Pendidikan perguruan tinggi pada umumnya berlangsung selama 4 tahun, sedangkan pendidikan universitas berlangsung selama 4 sampai 6 tahun tergantung pada program yang dilakukan. Universitas PhD program biasanya mengambil 3 tahun untuk menyelesaikannya.
Sebelum siswa mendapatkan gelar mereka, mereka harus lulus ujian bahasa tingkat menengah dalam bahasa asing pilihan mereka. Inggris dan Jerman yang paling populer. Jumlah Spanyol-peserta didik telah berkembang dalam beberapa tahun terakhir.  Baru-baru ini sejumlah besar siswa memilih Esperanto dan Romani bahasa. Yang terakhir ini dikatakan memiliki kosakata yang relatif kecil dan tata bahasa yang mudah.

2.2      Negara di Eropa Timur dengan kondisi pendidikan terbaik
Adapun negara dengan kondisi pendidikan terbaik di Eropa Timur adalah negara Bulgaria.Kementerian Pendidikan, Pemuda, dan Ilmu Pengetahuan mengawasi pendidikan di Bulgaria. Semua anak berumur antara 7 sampai 16 tahun harus mengikuti pendidikan penuh-waktu. Anak-anak berumur 6 tahun dapat didaftarkan ke sekolah atas dasar kebijakan orang tua masing-masing. Negara memberikan pendidikan di sekolah-sekolah, tanpa memungut biaya, kecuali untuk lembaga pendidikan tinggi, setara universitas. Kurikulum berfokus pada delapan bidang: Bahasa Bulgarian dan kesusasteraan, bahasa asing, matematika, teknologi informasi, ilmu sosial dan kemanusiaan, ilmu alam dan ekologi, musik dan seni, pendidikan jasmani dan olah raga.Hal ini juga didukung oleh berbagai sarana dan prasarana pendidikan yang sesuai dengan tuntutan zaman,membuat para pelajar bisa mengeksplorasi kemampuannya dalam bidang pendidikan.Pendidikan di Bulgaria lebih menekankan pada kemampuan dan bakat,sehingga para pelajar tidak dituntut untuk fokus pada bidang tertentu.
Pemerintah memperkirakan angka melek aksara sebesar 98,6% pada 2003, hampir seimbang dari tiap-tiap jenis kelamin. Sumbangsih pemerintah terhadap pendidikan negara ini sangat besar dengan mengalokasikan hampir 30% APBDnya untuk keperluan pendidikan dinegara tersebut.Bulgaria secara turun-temurun memiliki standar pendidikan yang tinggi, dan para siswanya menduduki peringkat tertinggi kedua di dunia dalam hal skor rerata Uji Nalar SAT dan skor uji I.Q. menurut MENSA International.



2.3      Negara di Eropa Timur yang kondisi pendidikannya terburuk
Negara di Eropa timur yang kondisi pendidikannya dalam kategori terburuk adalah negara Hungaria Hungaria untuk misalnya tidak memiliki analphabets, tapi banyak anak-anak dan tenage melakukan suicit ada karena dari pendidikan keras dan guru arogan. Di negara-negara Eropa Timur siswa harus belajar lebih keras kemudian di negara-negara barat, tetapi sekolah-sekolah menekankan tidak memberikan pengetahuan apapun karena munculnya terlalu teoritis dan tidak kreativ atau praktis.
            Pendidikan di Hungaria masih didominasi oleh sistem militer dikarenakan pengaruh perang dunia,perang saudara,dan perang kemerdekaan Hungaria.Hal ini menyebabkan banyak kalangan siswa yang membuat pendidikan sebagai momok menakutkan di Hungaria.Mereka sebagian besar hanya mengenyam pendidikan dasar di Hungaria,kemudian dilanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi di negara lain,terutama di kawasan Eropa Tengah.
2.4      Negara di Eropa Timur yang kondisi pendidikannya kategori menengah
Adapun negara denga kkondisi pendidikannya termasuk kategori menegah adalah latvia.Anak anak di Latvia dipaksa secara hukum untuk mengikuti sekolah dari usia 7 tahun hingga usia 16. Sekolah dasar terdiri dari 5 pelajaran di kelas 1-3 dan 8 pelajaran di kelas 9. Lama sekolah adalah 34 minggu di kelas pertama dan 37 minggu di kelas 9. Kurikulum yang diwajibkan ada 4 subjek: Perkenalan teknologi dan sains, bahasa, seni, dan ilmu sosial. Kurikulum secara lengkap terdiri dari 20 subjek. Setelah menyelesaikan pendidikan dasar, sebagian besar peserta didik kemudian melanjutkan pendidikannya ke sekolah menegah atas. Sekolah menengah atas secara umum terdiri dari tiga tahun (kelas 10-12). Lama sekolah terdiri dari 35 minggu di kelas 10-11 dan 38 minggu di kelas 12 dengan tidak lebih dari 36 pelajaran per minggu dan 8 pelajaran per hari.
Kurikulum wajib di 3 tahun sekolah menengah atas ditentukan oleh pemerintah Latvia yaitu terdiri dari empat standar : (1) pendidikan lengkap, tanpa mengkususkan mata pelajaran tertentu (2) Sastra dan program ilmu sosial (3)Matematika, Sains alam dan program ilmu tekhnik (4) program bahasa. Hasil belajar akhir dari peserta didik di Latvia di pendidikan menengah atas dinilai melalui ujian, baik di tingkat sekolah maupun secara terpusat, di tingkat nasional.
Tujuan utama dari pendidikan pra sekolah di Latvia adalah untuk mengembangkan pertumbuhan anak dan juga untuk menyiapkan mereka ke tahap awal dalam pendidikan umum contohnya seperti taman kanak-kanak atau bentuk pra sekolah dari lembaga lainnya di Latvia. Pra sekolah ditujukan sebagai tahap awal dari pendidikan umum dan semua anak di Latvia harus menyelesaikannya sebelum usia 7 tahun. Pra sekolah pada anak bisa dilanjutkan hingga usia 8 tahun. Sebagian besar proses mengajar pada pra sekolah berisi variasi game.


2.5      Negara di Eropa Timur yang kondisi pendidikanya sama dengan Indonesia
Adapun negara di Eropa Timur yang kondisi pendidikannya hampir sama dengan Indonesia adalah negara Slovakia.Hal ini dikarenakan program wajib belajar yang mereka gunakan masih program “wajib belajar 9 tahun” yaitu dimulai dari pendidikan dasar 6 tahun dan pendidikan menengah 3 tahun.
Pendidikan dasar berlangsung selama sembilan tahun dan adalah wajib. Hal ini dibagi menjadi dua tahap empat dan lima tahun masing-masing. Ini biasanya dimulai pada usia 6.
 Pendidikan menengah disediakan oleh jenis berikut sekolah:
1. Gymnasium : Menyediakan pendidikan menengah umum dan mempersiapkan untuk studi lebih lanjut di universitas dan lembaga pendidikan tinggi.
2. Sekolah Menengah Khusus : Menyiapkan siswa untuk pendidikan kejuruan dan untuk studi di lembaga pendidikan tinggi.
3. Conservatories : Conservatories adalah jenis khusus dari sekolah profesional yang menyediakan kursus di bidang-bidang seperti Seni Menyanyi, Musik, Tari dan Drama.
4. Sekolah Menengah Kejuruan : Menyiapkan siswa untuk pekerjaan yang membutuhkan tingkat pendidikan tinggi kejuruan dan Sekolah Meninggalkan Sertifikat. Siswa dapat melanjutkan studi mereka di lembaga pendidikan tinggi.
5.Apprentice Pusat Pelatihan: Siapkan lulusan sekolah untuk kegiatan profesional.
 Pendidikan tinggi:
Institusi pendidikan tinggi yang berbadan hukum hampir sama dengan Indonesia. Mereka meliputi:
·         publik lembaga pendidikan tinggi,
·         menyatakan lembaga pendidikan tinggi,
·         swasta lembaga pendidikan tinggi.
Lembaga pendidikan tinggi akan memberikan pendidikan tinggi dalam kerangka program studi terakreditasi. Program studi akan berada di tiga tingkatan. Mereka mungkin bergabung dengan dua tingkat pertama pendidikan tinggi menjadi satu kesatuan.
The tingkat pertama adalah program studi Sarjana.
Program Studi dari tingkat kedua dan orang-orang dari dua tingkat pertama pendidikan tinggi bergabung menjadi satu kesatuan adalah:
·         Guru program studi,
·         Insinyur program studi,
·         Doktor program studi.
Program studi tingkat ketiga adalah studi PHD program dan pelatihan khusus dalam kedokteran.





















BAB III
PENUTUP

3.1 Kesimpulan
            Kondisi pendidikan di Eropa Timur berkembang dengan sangat cepat seiring dengan perkembangan IPTEK,hal ini dikarenakan kesadaran utama dari penyelenggara pendidikan terutama pemerintah yang  lebih mengutamakan pembangunan dalam bidang pendidikan dari bidang lainnya.Sistem pendidikan yang sistematis,merata di seluruh negara,membuat pergerakan perkembangan pendidikan bisa merata,bukan hanya terpusat di satu tempat (biasanya ibukota).Pendidikan yang disertai dengan berbagai fasilitas yang menunjang latar belakang pendidikan,proses pendidikan (belajar mengajar),hingga mamapu menghasilkann berbagai inovasi baru yang berguna bagi masyarakat,negara sendiri,bahkan dunia.Keberadaan sistem pendidikan yang tertata dengan sangat baik di Eropa Timur bisa menjadi contoh yang tepat buat pelaksanaan sistem pendidikan di Indonesia.Hal itu ditunjukkan dengan kerja sama internasional dalam bidang pendidikan,Riset dan tekhnologi,yang akan semakin membuat negara kita bisa mengikuti jejak pendidikan yang terbaik dari Eropa Timur.Terutama dengan kesadaran pemerintah yang seyogiyanya yang sudah merupakan keharusan tugas utama pemerintah dalam membangun bangsa ini  karena negara yang kuat dibangun oleh pendidikan yang kuat,seperti negara di Eropa Timur.










Daftar Pustaka
·         http://edukasi.kompasiana.com/2011/01/11/perbandingan kurikulum pendidikan negara federasi rusia dan NKRI, diakses tanggal 1 Desember 2012.
·         http://ppiceko.org/tentang ceko/sekilas pendidikan ceko, diakses tanggal 29 November 2012.
·         http://beritasity.blogspot.com/2012/05/sistem pendidikan di polandia, diakses tanggal 29 November 2012.