Selamat Datang Di Tugas Kuliahku, jika butuh softcopy, Silahkan email ke jhonmiduk8@gmail.com. Mohon donasi pulsa ke 081210668660 Untuk Kemajuan Blog, Terimakasih. Pengurusan Pegawai Kantor | Tugas Kuliahku

Pengurusan Pegawai Kantor


Pengurusan pengawai dibagi atas 7 (tujuh) urusan yaitu :
1.      pengurusan dalam prosedur administrative
2.      pemeliharaan aspek hubungan antara personil dan pekerjaannya
3.      pembinaan karier pegawai
4.      ppembinaan kesejahteraan fasilitas
5.      pendidikan dan latihan
6.      pembinaan konflik pegawai
7.      penyakit-penyakit dalam urusan pegawai
ketujuh urusan sangat penting karena selalu berhubungan dengan manusia baik pimpinan maupun pelaksanan di kantor dimana aspek kemanusiaan lebih banyak berbicara daripada yang lain.
1.      Prosedur Administrasi Kepegawaian
-          Sistem Kepegawaian
Langkah seorang calon pegawai mulai ia melamar pekerjaan hingga diterima merupakan prsedure administrative pegawai kantor yang sifatnya procedural. Prosedur penerimaan diatas berdasarkan urutan kegiatan sebagai berikut :
a.       Dirasakan ada kebutuhan/formasi personil
b.      Panggilan calon
c.       Proses pengajuan dan penilaian lamaran
d.      Seleksi calon
e.       Penentuan daftar calon utama
f.       Pengangkatan calon personil
g.      Percobaan/orientasi dan pembagian pekerjaan
h.      Penempatan
Pertimbangan-pertimbangan pokok dalam prosedur penerimaan ini adalah keadaan dimana pekerjaan yang mungkin disediakan bekerja dari calon serta keinginan kantor dan masalah kepegawaian lainnya.
Keadaan pekerjaan dikantor menurut persyaratan kemampuan dan kemahiran dalam penggunaan pikiran dan akal mempengaruhi proses penerimaan. Tidak atau sulit mendapat
tenaga yang benar-benar memenuhi persyaratan, kecakapan, keahlian dan keterampilan dalam bekerja, sebab pertimbangan hubungan teman lebih diutamakan daripada pertimbangan kemampuan bekerja.
System lain dalam kepegawaian adalah system kecakapan, keahlian dan merit seseorang. Dasar penerimaan pegawai dalam system ini adalah :
1.      Pendidikan formal
2.      Keterampilan dalam bekerja
3.      Sikap pribadi
4.      Karakter sebagai pegawai yang baik
System merita dalam penempatan pegawai ini lebih membuka kesempatan kepada mereka yang banr-benar yang memenuhi persyaratan untuk melamar pekerjaan tanpa mengalami pembatasan. Pembatasan ini biasanya meliputi :
1.      Umur yang tertentu
2.      Kesenioritasan
3.      Hubungan familier
Selain itu dalam system ini berlaku pula test atau seleksi umum dan rahasian atas mata pelajaran atau pengetahuan umum keterampilan teknis, sikap pribadi dan kesehatan. Selain system ini antara lain:
1.      Objektivitas dalam penerimaan dijamin sehingga tidak akan terjadi penerimaan pegawai tanpa tes dan seleksi.
2.      Kompetisi yang baik untuk mendapatkan tempat kerja yang memungkinkan pembinaan yang efektif.
3.      Dapat dicapai kualifikasi (persyaratan) penerimaan pegawai yang tinggi dalam penguasaan pengetahuan dan keterampilan seolah-olah bibit unggul dapat dicari.
4.      Prinsip “the right man on the right place” data dicapai.

Kelemahan system ini bukan terletak pada sistemnya, tetapi pada laksana yang jujur dan bertanggungjawab. System lain dalam kepegawaian adalah system karier. Karir merupakan suatu jenjang kesuksesan dalam bekerja dari mulai ia merintis sampai dengan jabatan tertinggi