Selamat Datang Di Tugas Kuliahku, jika butuh softcopy, Silahkan email ke jhonmiduk8@gmail.com. Mohon donasi pulsa ke 081210668660 Untuk Kemajuan Blog, Terimakasih. Makalah Amerika Tengah | Tugas Kuliahku

Makalah Amerika Tengah

BAB I
PENDAHULUAN

Latar Belakang
Spanyol dan Portugis menjadi kolonialis yang paling dominan di Amerika Latin ketimbang Inggris di Amerika Utara semenjak kedatangan Hernando Cortez,1485.Kedatangan mereka tidak membuat kemajuan yang signifikan, malah kondisi semakin memburuk ketika rakyat mulai tertindas dan ketidakadilan merajalela di daerah jajahanselama 3 abad. Pajak yang tinggi dan dibebankan oleh orang-orang pribumi serta monopoli perdagangan yang menguntungkan golongan tertentu, semakin membuat sakit hati rakyat Amerika Latin. Revolusi Amerika serikat dan Perancis menjadi inspirasi yang menggugah semangat mereka menemukan hak-hak asasi yang tidak terpenuhi selama proses penjajahan. Sebab ekstern ini di tambah lagi dengan Serangan Napoleon dan Portugal pada 1808, memberikan kesempatan baik kepada rakyat Amerika Latin untuk melepaskan diri dari negara-negara induk.
Menjelang akhir 1810, gabungan faktor luar dan dalam memungkinkan kaum elit Amerika Tengah mencoba mendapatkan kemerdekaan dari Spanyol. Faktor-faktor internal itu terutama makin tertariknya kaum elit untuk mengendalikan daerah yang mereka miliki tanpa keterlibatan otoritas Spanyol. Faktor luar lainnya adalah melemahnya kekuatan militer Spanyol karena perang melawan Napoleon dari Prancis. Gerakan kemerdekaan dikonsolidasikan pada tanggal 5 November 1811, saat seorang pendeta El Salvador,  Jose Matias Delgado, membunyikan lonceng Iglesia La Merced di San Salvador, menyerukan pemberontakan. Setelah peperangan internal bertahun-tahun,
Acta de Independencia (Proklamasi Kemerdekaan) Amerika Tengah ditandatangani di Guatemala pada tanggal 15 Septemver 1812.
Pada tanggal 16 September 1812, Meksiko mendapatkan kemerdekaan sebagai Kekaisaran Meksiko Pertama di bawah kekuasaan Kaisar Agustin De Iturbide, El Salvador dan provinsi di Amrika Tengah lainnya menyatakan kemerdekaan dari Spanyol dan menjadi bagian Kekaisaran Meksiko. Pada tahun 1823, Provincias Unidas del Cetro de America dibentuk oleh 5 negara Amerika Tengah di bawah pimpinan Jenderal Manuel Jose Arce.


Faktor yang mendorong untuk memerdekaan diri dari Spanyol:
1.      Karena diskriminasi golongan dimana golongan Peninsulares menikmati semua hak politik dan sosial ekonomi serta memandang rendah golongan Creol, Mestizo dan Indian. Orang-orang Creol meski kaya dan terpelajar namun tetap tidak mendapat kedudukan yang tinggi di daerah jajahan, yang kemudian golongan ini bersatu dengan golongan Mestizo dan Indian untuk menentang golongan Peninsulares yang berkuasa.
2.      Monopoli perdagangan yang hanya memperkaya orang-orang Spanyol menimbulkan sakit hati rakyat Amerika Latin.
3.      Pajak dan bea yang berat hanya dibebankan kepada orang-orang Creol, Mestizo dan Indiandalam berbagai jenis pajak.
4.      Tradisi revolusi yang telah dimiliki orang-orang Indiansejak abad ke 16 yaitu ketika orang Spanyol menginjakkan kakinya di Amerika.
5.      Pengaruh revolusi Amerika serikat dan Perancis. Berhasilnya kedua revolusi ini mendorongmereka untuk bangun merebut kembali kemerdekaan mereka dari tangan Spanyol danPortugal serta Perancis.
6.      Serangan Napoleon atas Spanyol dan Portugal dalam tahun1808 memberikan peluang yang baik bagi rakyat Amerika Latin untuk lepas dari negara-negara induk.




 










BAB II
PEMBAHASAN

A.    Perjalanan Awal Amerika Tengah
Dalam Kekaisaran Spanyol baru, Amerika Tengah hanyalah sebuah pos terpencil, yang sebagian besar diabaikan oleh penguasa kolonial. Itu adalah bagian dari Kerajaan Spanyol Baru (Meksiko) dan kemudian dikendalikan oleh Captaincy Jenderal Guatemala. Itu tidak memiliki kekayaan mineral seperti Peru atau Meksiko, dan penduduk asli (sebagian besar keturunan Maya) terbukti menjadi prajurit yang ganas, sulit untuk ditaklukkan, diperbudak dan dikontrol. Ketika gerakan kemerdekaan pecah sepanjang Amerika, Amerika Tengah hanya memiliki populasi sekitar satu juta, sebagian besar di Guatemala
Pada tahun-tahun antara 1810 dan 1825, bagian yang berbeda dari Kekaisaran Spanyol di Amerika mengumumkan kemerdekaan mereka, dan pemimpin seperti Simón Bolívar dan José de San Martín berjuang pertempuran melawan banyak loyalis Spanyol dan pasukan kerajaan. Karena Spanyol sedang dalam peperangan di negeri mereka sendiri, menjadikan Spanyol hanya terfokus pada Peru dan Meksiko, koloni yang paling berharga. Dengan demikian, ketika Amerika Tengah menyatakan dirinya merdeka pada tanggal 15 September 1821, Spanyol tidak mengirim pasukan dan pemimpin loyalis di koloni hanya membuat penawaran terbaik yang mereka bisa dengan kaum revolusioner.

B.     Amerika Tengah dan Meksiko 1821-1823
Perang Kemerdekaan Meksiko telah dimulai pada tahun 1810 dan oleh 1821 pemberontak telah menandatangani perjanjian dengan Spanyol yang berakhir permusuhan dan memaksa Spanyol untuk mengakuinya sebagai bangsa yang berdaulat. Agustín de Iturbide, seorang pemimpin militer Spanyol yang telah beralih sisi untuk memperjuangkan kreol, mengangkat dirinya sendiri sebagai Kaisar di Mexico City. Amerika Tengah mendeklarasikan kemerdekaan tak lama setelah berakhirnya Perang Kemerdekaan Meksiko dan menerima tawaran untuk bergabung dengan Meksiko. Banyak provinsi-provinsi Amerika Tengah yang kecewa pada ketentuan Meksiko. Pada 1823, Kekaisaran Iturbide ini dibubarkan dan ia buang ke pengasingan di Italia dan Inggris. Situasi kacau tersebut dimanfaatkan oleh amerika tengah untuk membentuk negara berdaulat sendiri yakni kemudian dikenal dengan nama The United Provinces of Central America.

C.    Republik Federasi amerika Tengah
Provinsi Serikat Amerika Tengah (juga dikenal sebagai Republik Federal Amerika Tengah, atau República Federal de Centroamerica) adalah bangsa yang singkat, yang terdiri dari negara Guatemala, El Salvador, Honduras, Nikaragua dan Kosta Rika masa kini. didirikan pada tahun 1823, dipimpin oleh liberalis Honduras Francisco Morazán . Dari awal Republik, sebagai pertikaian antara kaum liberal dan konservatif yang berjalan konstan dan terbukti dapat diatasi.
Pada bulan Juli, 1823, Kongres dipertemukan di Guatemala City yang secara resmi mendeklarasikan pendirian Provinsi Serikat Amerika Tengah. Para pendirinya adalah kreol idealis, yang percaya bahwa Amerika Tengah memiliki masa depan yang besar karena rute perdagangan penting antara Atlantik dan Samudra Pasifik. Seorang presiden federal akan memerintah dari Guatemala City (yang terbesar di republik baru) dan gubernur setempat akan memerintah di masing-masing lima negara. Hak suara yang diberikan kepada kreol Eropa kaya, Gereja Katolik didirikan dalam posisi kekuasaan. Budak dibebaskan dan perbudakan dilarang, meskipun pada kenyataannya sedikit berubah untuk jutaan orang Indian miskin yang masih tinggal hidup dalam perbudakan.
Sejak awal, Republik diganggu oleh pertempuran sengit antara kaum liberal dan konservatif. Konservatif ingin hak suara terbatas, peran penting bagi Gereja Katolik dan pemerintah pusat yang kuat. Kaum liberal menginginkan gereja dan negara terpisah dan pemerintah pusat lemah dengan lebih banyak kebebasan untuk negara. Konflik berulang kali menyebabkan kekerasan sebagai mana faksi tidak berkuasa mencoba untuk merebut kendali. Republik baru diperintah selama dua tahun oleh serangkaian gejolak-gejolak, dengan para pemimpin militer dan politik bergiliran menduduki kursi eksekutif.

D.    Pemerintahan José Manuel Arce
Pada 1825, José Manuel Arce, seorang pemimpin militer muda yang lahir di El Salvador, terpilih sebagai Presiden. Dia mendapatkan ketenaran selama waktu singkat saat Amerika Tengah berada diperintah oleh Iturbide di Meksiko, memimpin pemberontakan keras melawan penguasa Meksiko. Patriotismenya sehingga ditetapkan tanpa diragukan lagi, dia adalah pilihan yang logis sebagai presiden pertama. Secara nominal liberal, ia berhasil menyinggung kedua faksi dan Perang Saudara pecah pada tahun 1826.



E.     Francisco Morazan
Perang saudara yang terjadi secara terus menerus di dataran tinggi dan hutan selama tahun 1826-1829 sementara Arce mencoba untuk membangun kembali kontrol yang terus melemah. Pada 1829 kaum liberal (yang menentang arce) menang dan menduduki Kota Guatemala. Arce melarikan diri ke Meksiko. Kaum liberal memilih Francisco Morazán sebagai pengganti Arce.
Dengan terpilihnya Morazán sebagi kepala federasi, kaum liberal dengan cepat memberlakukan agenda mereka. Gereja Katolik begitu saja dihapus dari pengaruh atau perannya dalam pemerintahan, termasuk pendidikan dan pernikahan, yang menjadi kontrak sekuler. Dia juga menghapuskan bantuan  pemerintah bagi Gereja, memaksa mereka untuk mengumpulkan uang mereka sendiri. Para pendeta menghasut pemberontakan di antara kelompok-kelompok pribumi dan pemberontakan rakyat kecil-miskin dan pedesaan pecah di seluruh Amerika Tengah. Namun, Morazán tegas dalam melakkan kontrol dan membuktikan dirinya berulang kali sebagai seorang jenderal yang terampil. Akan tetapi pemberontakan yang dilakukan di seluruh Amerika Tengah memaksa Morazán untuk memindahkan ibukota dari Guatemala City ke San Salvador pada tahun 1834.

F.     Rafael Carrera
Pada akhir 1837 ada muncul pemain baru di panggung kekuasaan: Rafael Carrera yang berasal dari Guatemala. Meskipun ia adalah seorang petani, dia tetap seorang pemimpin karismatik, berdedikasi Katolik konservatif dan taat. Dia segera merangkul para petani Katolik ke sisinya untuk mendapatkan dukungan kuat di kalangan penduduk pribumi. Ia menjadi penantang serius Morazan, karena dukungan rakyat yang kuat akhirnya morazan tidak sanggup menghentikan Carrera yang kemudian menduduki Guatemala City.

G.    Akhir dan Upaya mengembalikkan Republik Amerika Tengah
Diserang pada semua sisi, Republik Amerika Tengah menjadi kacau. Yang pertama secara resmi memisahkan diri adalah Nikaragua, pada tanggal 5 November 1838. Honduras dan Kosta Rika mengikuti segera sesudahnya. Di Guatemala, Carrera menempatkan dirinya sebagai diktator dan memerintah sampai kematiannya pada tahun 1865. Morazán melarikan diri ke pengasingan di Kolombia pada 1840 dan republik federasi tersebut akhirnya runtuh.
Morazán pernah kembali ke Kosta Rika pada tahun 1842 untuk kembali menyatukan Amerika Tengah, namun dia dengan cepat ditangkap dan dieksekusi dan tujuannya pun gagal sampai disitu. Selama bertahun-tahun, banyak yang mencoba dan gagal untuk menghidupkan kembali mimpi Morazán itu.































BAB III
 PENUTUP


Kesimpulan
            Penindasan dan ketidak adilan menjadi faktor inti yang mendasari perjuangan kemerdekaan amerika tengah terhadap spanyol sebagaimana perjuangan yang dilakukan wilayah lain di amerika latin. selain itu, faktor lain seperti kemerdekaan Amerika Serikat serta Revolusi Perancis yang berdampak pada diserangnya semenanjung Iberia oleh tentara-tentara Napoleon.
            Kemerdekaan Amerika Tengah sendiri diawali dari Meksiko yang memerdekakan diri terlebih dahulu pada 1821, Amerika Tengah yang saat itu dipimpin oleh Guatemala sebagai wilayah utama, bergabung sebagai bagian dari Kekaisaran Meksiko yang dipimpin kaisar Iturbide, namun karena banyak kekecewaan di pihak Amerika Tengah akhirnya memerdekakan diri untuk selanjutnya membentuk Republik Federasi Amerika Tengah atau lebih tepatnya The United Provinces of Central America pada 1823.
            Dalam Republik Federasi ini sendiri, sejak awal didirikan sudah terjadi perselisihan-perselisihan antara kaum Liberal dan Konservatif. sehingga tak jarang terjadi benturan fisik hingga perang saudara. dengan semakin meruncingnya perselisihan tersebut membuat amerika tengah semakin kacau yang kemudian akhirnya resmi di bubarkan pada 1838. meskipun ada upaya-upaya untuk menyatukan kembali akan tetapi gagal.












DAFTAR PUSTAKA

Mukmin, Hidayat, Pergolakan di Amerika Latin Dalam Dasawarsa Ini,Jakarta: Ghalia Indonesia 1981
D.K. Kolit,Sedjarah Amerika Latin, Ende: Nusa Indah, 1973
http://www.metmuseum.org/toah/ht/ diakses pada Kamis 8 November 2012. Pukul 10.31WIB
http://en.wikipedia.org/wiki/Manuel_Jose_Arce&prev=/ diakses pada Kamis 8 November 2012. Pukul 10.35 WIB
http://www.cotf.edu/earthinfo/camerica/CApol.html/ diakses pada Kamis 8 November 2012. Pukul 10.43 WIB
http://countrystudies.us/elsalvador/5.htm/the_united_provinces_of_central_america/ diakses pada Kamis 8 November 2012. Pukul 10.48 WIB
http://www.allcountries.eu/CentralAmerica.html/ diakses pada Kamis 8 November 2012. Pukul 10.51 WIB

http://www.britannica.com/EBchecked/topic/616533/United-Provinces-of-Central-America&prev=/ diakses pada Kamis 8 November 2012. Pukul 10.53 WIB